Tuesday, 14 July 2015

Bacan Elektrik

Batu Akik Bacan Elektrik/ Bacan Palamea 

Batu bacan merupakan salah satu kekayaan alam Maluku Utara. Istilah nama bacan diambil dari nama pulau bacan yang digunakan sebagai tempat perdagangan batu itu. Padahal, pulau penghasil batu bacan sendiri adalah Pulau Kasiruta yang jaraknya tidak jauh dengan pulau bacan. Sejak tahun 1994 batu bacan menjadi salah satu batu yang banyak dicari oleh kolektor batu mulia dari luar negeri. Sedang di Indonesia sendiri batu bacan mulai populer tahun 2005. Pada tahun 1960 dikatakan bahwa Presiden pertama RI, Soekarno pernah dihadiahi batu bacan ketika berkunjung ke pulau bacan. Yang lebih menarik lagi, batu bacan ini adalah perhiasan penting yang digunakan oleh para warga dimasa empat kesultanan yaitu Ternate, Tidore, Jailolo, dan Bacan. Adapun Ciri-ciri batu Bacan Elektrik :
1.      Jenis, Batu ini biasanya banyak dijumpai bagian dari jenis batu bacan doko, namun tak jarangada pula dari jenis bacan palamea.
2.         Corak,  corak yang dominan adalah adanya corak galur/sengatan listrik atau “setrum” yang ada di dalam batu tersebut. Sehingga menjadikan tampak indah, artistik dan abstrak. Bahkan sebagian ada yang mempunyai corak warna biru kemerah-merahan dan guratan emas.
3.         Warna, dari segi warnanya jelas berwarna biru, sesuai namanya “blue elektrik”. Namun ada pula yang biru tua, bening atau menyala. Jika anda susah membayangkan warnanya, coba anda bayangkan nyala api biru kompor gas, maka seperti itulah kira-kira warna batu bacan blue elektrik.
4.     Keindahan, dari segi keindahannya tak kalah dengan batuan jenis Royal Blue Sapphire. Sehingga banyak yang menamakan bacan blue elektrik  ini bengan “blue sapphire”nya indonesia.
5.            Biasanya jika disorot dengan senter akan tembus cahaya.
 Walaupun warna batu bacan yang sering di temui adalah warna hijau tua dan hijau muda kebiruan, akan tetapi sebenarnya batu bacan memiliki warna lain kurang lebih hingga 9 macam warna seperti kuning tua, kuning muda, merah, putih bening, putih susu, coklat kemerahan, keunguan, dan warna coklat.
Ada empat kelebihan yang dimiliki batu bacan. Pertama, batu bacan merupakan batu hidup yang dapat berproses secara alamiah asalkan dipakai setiap hari. Misalkan batu bacan warna hitam akan bisa berubah warna menjadi hijau  jika dipakai setiap hari. Bentuknya bisa seperti cincin, kalung, ataupun kepala sabuk. Kedua, dapat menyerap senyawa lain yang melekatinya. Misalnya batu bacan jenis doko jika dikaitkan dengan pengikat berbahan emas maka emas tersebut akan terserap ke bagian dalam batu bacan lalu akan muncul bintik-bintik emas. Ketiga, batu bacan memiliki tingkat kekerasan hingga 7,5 skala Mohs bahkan dikatakan melebihi batu giok. Keempat, tentu saja harganya yang mahal.
Foto-foto Batu Akik Bacan Elektrik :